LEARN / BLOG

Studi Gabungan Nafas & Halodoc: Kasus ISPA Meningkat 33% Selama Juni-Agustus 2023


WRITTEN BY

Kezia Grace

PUBLISHED

29/08/2023

LANGUAGE

EN / ID

English / Indonesia


Laporan ini disusun berdasarkan penelitian gabungan yang dilaksanakan oleh Nafas dan Halodoc di wilayah Jabodetabek selama periode Juni-Agustus 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginvestigasi apakah ada korelasi antara peningkatan jumlah konsultasi di Halodoc dan penurunan kualitas udara.

Isu polusi udara khususnya di Jakarta belakangan ini semakin nyaring terdengar. Tak hanya di media sosial, namun juga mendapatkan atensi tinggi dari media massa dan pemerintah. Masyarakat kini semakin sadar betapa buruknya kualitas udara yang mereka hirup sehari-hari, khususnya setelah banyak jatuh korban, khusunya yang mengalami gangguan atau sakit pernapasan.

Menyadari bahwa isu polusi udara adalah masalah kesehatan, Nafas melakukan studi gabungan bersama Halodoc untuk melihat korelasi antara tingkat polusi tinggi dan peningkatan konsultasi ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas). Hasil studi gabungan Halodoc dan Nafas yang dilakukan di Jabodetabek periode Juni-Agustus 2023 harapannya dapat digunakan sebagai referensi tambahan bahwa polusi udara PM2.5 dapat menjadi salah satu pemicu berbagai penyakit, khususnya ISPA.

Tren PM2.5 dan konsultasi ISPA sama-sama meningkat

Mari kita lihat terlebih dahulu tren konsultasi ISPA di Jabodetabek beserta tingkat konsentrasi PM2.5 sejak 1 Juni sampai 13 Agustus 2023.



Kita bisa melihat bahwa konsentrasi PM2.5 dari awal Juni sampai pertengahan Agustus konsisten tidak sehat, baik bagi kelompok sensitif maupun masyarakat umum. Adapun pada pertengahan Agustus tingkat PM2.5 di wilayah Jabodetabek mencapai 56 ug/m3! Pada setiap peningkatan konsentrasi PM2.5 sebesar 10 ug/m3, terjadi kenaikan jumlah konsultasi ISPA sebesar 33%.

Daerah di Jabodetabek yang paling terdampak kenaikan kasus ISPA

Dari hasil studi gabungan ini terlihat bahwa Penjaringan, Cengkareng, dan Cikarang Selatan menjadi tiga kecamatan dengan angka kenaikan kasus ISPA tertinggi. Dari daftar Top 15 kecamatan, DKI Jakarta mendominasi dengan 'menyumbang' 10 kecamatan yang paling terdampak.



Kira-kira apa saja ya yang dapat kita lakukan agar dapat terhindar dari dampak terpapar polusi udara?

Tips sehat untuk menghadapi polusi udara!



Mengetahui PM2.5 sangat kecil dan membahayakan kesehatan, oleh karena kita harus memiliki ‘amunisi’ untuk menghadapi polusi. Halodoc dan Nafas telah merangkum 5 tips atau langkah ‘SEHAT’ untuk kita dalam menghadapi polusi.

S : Selalu pantau kualitas udara secara rutin di aplikasi nafas.

E : Efek polusi nyata, lebih baik di rumah saja saat polusi tinggi.

H : Harap gunakan masker jika terpaksa keluar rumah.

A : Asupan vitamin dan olahraga rutin untuk jaga imunitas.

T : Tanya Halodoc bila mengalami gejala ISPA (Batuk, Pilek & Radang Tenggorokan).

Tetap berjaga-jaga dan selalu gunakan tips ‘SEHAT’ di manapun kalian berada!